Laman

8/21/2009

Dari Salman r.a. meriwayatkan, "Rada hari terakhir di bulan sya'ban, Rasul berkhutbah kepada kami, "Wahai manusia, kini telah dekat kepadamu satu bulan yang agung, bulan yang syarat dengan berkah, yang didalamnya terdapat satu malam yang lebih baik (nilainya) dari seribu bulan. demikianlah bulan yang Allah tetapkan puasa di siang harinya sebagai fardhu, dan salat tarawih di malamnya sebagai sunah. barang siapa ingin mendekatkan diri kepada Allah di bulan ini dengan amalan sunnat, maka pahalanya seolah-olah dia melakukan amalan fardhu pada bulan-bulan yang lain. dan barang siapa melakukan amalan fardhu pada bulan ini, maka dia akan dibalas dengan pahala seolah-olah telah melakukan 70 amalan fardhu pada bulan yang lain. Inilah bulan kesabaran dan ganjaran bagi kesabaran sejati adalah surga, bulan ini juga merupakan bulan simpati terhadap sesama. pada bulan ini rizki orang-orang beriman ditambah. Barang siapa memberi makan (untuk berbuka puasa)kepada orang yang berpuasa maka kepadanya dibalas dengan keampunan terhadap dosa-dosanya dan dibebaskan dari api neraka jahanam dan dia juga memperoleh ganjaran yang sama sebagai mana yang berpuasa tadi tanpa sedikitpun mengurangi pahala orang yang berpuasa itu."

Kamipun berkata "Ya Rasulullah! tidak semua diantara kami mempunyai sesuatu yang dapat diberikan kepada orang yang berpuasa untuk berbuka."

Rasulullah menjawab," Allah akan mengaruniakan balasan ini kepada seseorang yang memberi buka walaupun dengan sebiji kurma, atau seteguk air, atau seisap susu. Inilah bulan yang Allah sepuluh hari pertamanya menurunkan rahmat, sepuluh hari pertengahannya Allah memberikan keampunan, dan sepuluh hari terakhirnya Allah membebaskan hamba-NYA dari api neraka jahanam. Barang siapa yang meringankan hamba sahayanya pada bulan ini, maka Allah SWT akan mengampuninya dan membebaskan dari api neraka. Perbanyaklah di bulan ini empat perkara. Dua perkara dapat mendatangkan keridhaan Tuhanmu, dan yang dua lagi kamu pasti memerlukannya. Dua perkara yang mendatangkan keridhaan Allah yaitu, hendaklah kalian membaca kalimah tayibah dan istighfar sebanyak-banyaknya. dan dua perkara yang pasti kita memerlukannya yaitu hendaklah kamu memohon kepada-Nya untuk masuk surga dan berlindung kepada-Nya dari api neraka Jahanam. Dan barang siapa memberi minum kepada orang yang berpuasa (untuk berbuka), maka Allah akan memberikan minum dari telagaku (Haudh) yang sekali minumnya tidak akan merasakan dahaga lagi sehingga dia memasuki surga. (HR Ibnu Khuzaimah dalam Sahihnya).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar