Laman

3/14/2011

Nasihat Rasulullah kepada istrinya – Aisyah r.a


Aisyah r.a meriwayatkan : Rasulullah SAW bersabda, “Hai Aisyah, aku nasihatkan kepada kamu. Hendaklah kamu sentiasa mengingat nasihatku ini. Sesungguhnya kamu akan sentiasa di dalam kebajikan selama kamu mengingati nasihatku ini…”

Isi nasihat Rasulullah kepada Aisyah adalah : “Hai Aisyah, peliharalah diri kamu. Ketahuilah bahwa sebagian besar daripada kaum kamu (kaum wanita) adalah menjadi kayu api di dalam neraka”.

Diantara sebab-sebabnya ialah mereka itu :

(a) Tidak dapat menahan sabar dalam menghadapi kesakitan (kesusahan) ~ yaitu tidak sabar apabila ditimpa musibah

(b) Tidak memuji Allah Ta’ala atas kemurahan-Nya ~ yaitu apabila dikaruniakan nikmat dan rahmat tidak bersyukur.

(c) Mengkufurkan nikmat ~ yaitu menganggap nikmat bukan dari Allah

(d) Membanyakkan kata-kata yang sia-sia ~ yaitu banyak bicara yang tidak bermanfaat.

Wahai Aisyah, ketahuilah :

(a) Bahwa wanita yang mengingkari kebajikan (kebaikan) yang diberikan oleh suaminya, maka amalannya akan digugurkan oleh Allah

(b) Bahwa wanita yang menyakiti hati suaminya dengan lidahnya, maka pada hari kiamat Allah menjadikan lidahnya tujuh puluh hasta dan dibelitkan di tengkuknya.

(c) Bahwa isteri yang memandang jahat (menuduh atau menaruh sangkaan buruk terhadap suaminya), maka Allah akan menghapuskan muka dan tubuhnya pada hari kiamat.

(d) Bahwa isteri yang tidak memenuhi kemauan suaminya di tempat tidur atau menyusahkan urusan ini atau mengkhiananti suaminya, maka akan dibangkitkan Allah pada hari kiamat dengan muka yang hitam, matanya kelabu, ubun-ubunnya terikat kepada dua kakinya di dalam neraka.

(e) Bahwa wanita yang mengerjakan sholat dan berdoa untuk dirinya tetapi tidak untuk suaminya, maka akan dipukul mukanya dengan sholatnya.

(f ) Bahwa wanita yang dikenakan musibah ke atasnya lalu dia menampar-nampar mukanya atau merobek-robek pakaiannya, maka dia akan dimasukkan ke dalam neraka bersama dengan istri nabi Nuh dan istri nabi Luth dan tiada harapan mendapat kebajikan syafaat dari siapa pun.

(g) Bahwa wanita yang berzina akan dicambuk dihadapan semua makhluk di neraka pada hari kiamat, tiap-tiap perbuatan zina dengan lapan puluh kali cambuk dari api.

(h) Bahwa istri yang mengandung ( hamil ), baginya pahala seperti berpuasa pada siang harinya dan mengerjakan qiamullail pada malamnya serta pahala berjuang fi sabilillah.

(i) Bahwa istri yang bersalin ( melahirkan ), bagi tiap-tiap kesakitan yang dideritainya diberi pahala memerdekakan seorang budak. Demikian juga pahalanya setiap kali menyusukan anaknya.

(j) Bahwa wanita apabila bersuami dan bersabar dari menyakiti suaminya, maka diumpamakan dengan titik-titik darah dalam perjuangan fisabilillah.

Semoga ahlia-ahlia (istri-istri) kita dapat mengambil nasihat Rasulullah kepada Aisyah ini di dalam kehidupan mereka. Namun kita sebagai suami hendaklah selalu mendoakan agar ahli-ahlia (istri-istri) kita bersifat seperti istri-istri Nabi SAW, serta kita hendaklah juga selalu memaafkan kesalahan dan kekhilafan mereka.

Kisah Umar r.a

Suatu ketika seorang lelaki mendatangi Umar r.a untuk mengambil pandangan berkaitan masalah istrinya yang banyak bersongeh dan berleter. Setelah sampai didapati istri Umur r.a pun seperti istrinya suka bersongeh dan berleter. Lalu ia pun meninggalkan Umar r.a. Setelah berjalan beberapa langkah Umar r.a menyadari lalu memanggil lelaki itu datang semula menghampirinya.

Setelah diterangkan maksud kedatangannya lalu Umar r.a pun berkata : “Siapa mereka, mereka adalah istri kita. Mereka mendidik dan memelihara anak-anak kita. Merekalah yang menjaga harta benda kita. Mereka memasak makanan serta membasuh pakaian kita. Dan yang lebih penting mereka memelihara kita dari terjebak dengan zina. Sedikit kekhilafan dan kesalahan mereka maafkanlah”. Lalu lelaki itu pun pulang dengan perasaan puas dengan nasihat Umar r.a.

1/30/2011

KENAPA BERIKLAN DI RADIO ANTASSALAM





Radio
Radio sebagai salah satu pilihan media hiburan dan informasi ternyata tidak kalah pamor dengan media cetak maupun elektronik. Info kesehatan, teknologi, gaya hidup, info seni, dan budaya, berita politik, ekonomi, kriminalitas, agama bisa di dengar secara gratis Dari subuh hingga tengah malam.

Anda tentu tidak asing lagi dengan radio. Radio bisa menjadi ‘teman’ di mana saja, kapan saja, dan apapun yang sedang anda lakukan. Dikamar tidur, di ruang makan, atau di mobil. Pada pagi, siang, sore, atau malam hari. Sambil tiduran , sambil belajar, sambil makan, bahkan sedang bekerja di kantor, suara radio mengalun mengisi hari-hari.

Mengenal Media Radio

Radio merupakan media massa auditif, yakni dikonsumsi telinga atau pendengar sehingga isi siaran berifat sepintas lalu dan tidak dapat di ulang. Pendengar tidak mungkin mengembalikan apa yang sudah di bicarakan. Karena bersifat sepintas lalu, informasi yang disampaikan penyiar radio harus jelas dengan bahasa yang mudah dicerna oleh pendengar dan itulah yang selalu di jaga di radio Antassalam.

Radio identik dengan musik atau lagu sehingga dijadikan media utama dalam memperdengarkan musik atau lagu.Umumnya, musik merupakan kekuatan yang dimiliki sebuah stasiun radio untuk menyedot pendengar. Misalnya, sebuah stasiun radio sengaja memilih format lagu pop & dangdut agar para penikmat musik satu itu menjadi pendengar setian Antassalam.

Satu lagi, radio menghasilkan gambar dalam imajinasi pendengar dengan kekuatan kata dan suara. Siaran radio merupakan seni memainkan imajinasi pendengar melalui kata dan suara, yang disebut dengan Theater of Mind. Pendengar hanya bisa membayangkan apa yang dikemukakan termasuk sosok sang penyiar radio.

Radio juga merupakan media massa yang mudah dan murah. Hanya dengan membeli perangkat radio tanpa harus membayar iuran hiburan dan informasi bisa anda dapatkan. Hiburan berupa musik, info kesehatan, teknolog, gaya hidup, info seni dan budaya, berita politik, ekonomi, kriminalitas, pengetahuan keagamaan.

KEUNGGULAN RADIO

Radio tidak kalah saing dengan media informasi dan hiburan yang lain seperti televisi, surat kabar, majalah, maupun tabloid. Selain murah dan mudah, keunggulan radio adalah sebagai berikut.

a. Cepat dan langsung

Radio merupakan sarana tercepat dalam penyampaian informasi dibandingkan TV atau Koran. Peristiwa yang baru saja terjadi bisa didapatkan dan langsung disampaikan kepada pendengar tanpa proses yang rumit.

b. Akrab

Radio adalah alat yang akrab dengan pemiliknya. Jarang ada sekelompok orang mendengarkan siaran radio di suatu tempat. Biasanya, seseorang mendengar radio di kamar tidur, di dapur, atau di dalam mobil.

c. Dekat

Radio begitu dekat dengan pendengarnya. Penyiar radio menyapa para pendengar secara personal. Sang penyiar seakan berbicara dengan satu orang pendengar, bukan banyak pendengar.

d. Hangat

Paduan kata-kata, lagu, dan efek suara dalam siaran radio begitu terasa hangat dan mampu memengaruhi emosi pendengarnya, memberikan semangat hidup, menghibur dikala sedih dengan lagu-lagu, betrindak seakan ‘teman baik’ bagi pendengar.

e. Tanpa batas

Siaran radio bisa disimak oleh siapa saja, menembus batas-batas geografis, demografis, suku, ras, agama, dan antar golongan, juga kelas sosial. Hanya tunarungu yang tidak mampu menikmati siaran radio.


- Jangkauan fleksibel
- Cukup serentak
- Penetrasi kedaerah rural baik
- Penetrasi kalangan bawah/ buta huruf baik
- Realtif sangat murah
- Produksi materi relatif mudah
Tentang Radio Antassalam
Radio Antassalam sebagai Radio Raksasa Kota Bandung yang disiarkan di 103.9 FM di sambungsiarkan di 93.9 FM Cianjur, telah menjadi radio nomor satu di kota Bandung selama 6 tahun berturut-turut. meskipun pada tahun berikutnya memiliki pesaing yang ketat, namun Radio Antassalam tetap di rangking yang tak kalah, menurut survey, kini Radio Antassalam menjadi radio yang tak lepas dari 4 besar. Adapun pendengar kami yang tersebar mengarah segmentasi dewasa dan tidak menutup kemungkinan hasil survey ternyata anak mudapun menggandrungi Radio Antassalam.
Radio Antassalam telah membantu banyak perusahaan, seperti yang tadinya merintis kini telah menjadi perusahaan yang besar, dan perusahaan besar akan terjaga ke eksisannya di mata masyarakat, hingga mereka memiliki Brand Image di mata masyarakat dan dikenal di kalangan masyarakat.
Antassalam sebagai radio berpengalaman yang di terima setiap lapisan masyarakat memiliki beberapa segmen, adapun rinciannya sebagai berikut:
Wanita : 60%
Pria : 40%
Usia : 15-29 Th 40%
30-39 Th 30%
>40 Th 30%
Pendidikan : SD-SLTP 10%
SLTA 60%
PT/Akademi 30%
Pekerjaan : PNS 15%
Swasta 30%
Pelajar / Mahasiswa 15%
IRT 30%
Lain-lain 10%
S.E.S : A 30%
B 60%
C 20%
Music Pormat : Indonesia 30%
Dangdut 30%
Sunda 25%
Religi 10%
Barat 5 %
Broadcast Format : Hiburan 30%
Informasi 20%
Dakwah 20%
Pendidikan 15%
Iklan 15%
Capers Area : 103.9 FM Antassalam Bandung
Bandung, Bandung, Garut, Sumedang
93.9 FM Antassalam Cianjur
Cianjur, Karawang, Subang, Bekasi, Bogor, Indramayu, Purwakarta, Bandung Selatan, Bandung Barat. Sukabumi Selatan, Depok.

KELEBIHAN DAN KEKURANGAN RADIO




RADIO

Radio sebagai salah satu pilihan media hiburan dan informasi ternyata tidak kalah pamor dengan media cetak maupun elektronik. Info kesehatan, teknologi, gaya hidup, info seni, dan budaya, berita politik, ekonomi, kriminalitas, agama, bahkan gossip artis bisa di dengar secara gratis Dari subuh hingga tengah malam.

Anda tentu tidak asing lagi dengan radio. Radio bisa menjadi ‘teman’ di mana saja, kapan saja, dan apapun yang sedang anda lakukan. Dikamar tidur, di ruang makan, atau di mobil. Pada pagi, siang, sore, atau malam hari. Sambil tiduran , sambil belajar, sambil makan, bahkan sedang bekerja di kantor, suara radio mengalun mengisi hari-hari.

Mengenal Media Radio

Radio merupakan media massa auditif, yakni dikonsumsi telinga atau pendengar sehingga isi siaran berifat sepintas lalu dan tidak dapat di ulang. Pendengar tidak mungkin mengembalikan apa yang sudah di bicarakan sang penyiar seperti membalikkan halaman Koran atau majalah. Karena bersifat sepintas lalu, informasi yang disampaikan penyiar radio harus jelas dengan bahasa yang mudah dicerna oleh pendengar.

Radio identik dengan musik atau lagu sehingga dijadikan media utama dalam memperdengarkan musik atau lagu.Umumnya, musik merupakan kekuatan yang dimiliki sebuah stasiun radio untuk menyedot pendengar. Misalnya, sebuah stasiun radio sengaja memilih format lagu pop agar para penikmat musik satu itu menjadi pendengar setianya.

Satu lagi, radio menghasilkan gambar dalam imajinasi pendengar dengan kekuatan kata dan suara. Siaran radio merupakan seni memainkan imajinasi pendengar melalui kata dan suara, yang disebut dengan Theater of Mind. Pendengar hanya bisa membayangkan apa yang dikemukakan termasuk sosok sang penyiar radio.

Radio juga merupakan media massa yang mudah dan murah. Hanya dengan membeli perangkat radio tanpa harus membayar iuran hiburan dan informasi bisa anda dapatkan. Hiburan berupa musik, info kesehatan, teknolog, gaya hidup, info seni dan budaya, berita politik, ekonomi, kriminalitas, pengetahuan keagamaan, bahkan gossip artis bisa didengar dari subuh hingga tengah malam tiba.


1.KEUNGGULAN RADIO


Radio tidak kalah saing dengan media informasi dan hiburan yang lain seperti televisi, surat kabar, majalah, maupun tabloid. Selain murah dan mudah, keunggulan radio adalah sebagai berikut.

a. Cepat dan langsung

Radio merupakan sarana tercepat dalam penyampaian informasi dibandingkan TV atau Koran. Peristiwa yang baru saja terjadi bisa didapatkan dan langsung disampaikan kepada pendengar tanpa proses yang rumit.

b. Akrab

Radio adalah alat yang akrab dengan pemiliknya. Jarang ada sekelompok orang mendengarkan siaran radio di suatu tempat. Biasanya, seseorang mendengar radio di kamar tidur, di dapur, atau di dalam mobil.

c. Dekat

Radio begitu dekat dengan pendengarnya. Penyiar radio menyapa para pendengar secara personal. Sang penyiar seakan berbicara dengan satu orang pendengar, bukan banyak pendengar.

d. Hangat

Paduan kata-kata, lagu, dan efek suara dalam siaran radio begitu terasa hangat dan mampu memengaruhi emosi pendengarnya, memberikan semangat hidup, menghibur dikala sedih dengan lagu-lagu, betrindak seakan ‘teman baik’ bagi pendengar.

e. Tanpa batas

Siaran radio bisa disimak oleh siapa saja, menembus batas-batas geografis, demografis, suku, ras, agama, dan antar golongan, juga kelas sosial. Hanya tunarungu yang tidak mampu menikmati siaran radio.


2. KELEMAHAN RADIO


Selain kelebihan, radio juga memiliki kelemahan dibandingkan media massa lainnya. Kelemahan-kelemahan itu adalah sebagai berikut.

a. Selintas

Siaran radio cepat hilang dan gampang dilupakan. Pendengar tidak dapat mengulang apa yang diucapkan sang penyiar radio semudah membalikkan kertas majalah atau Koran.

b. Global

Sajian informasi radio bersifat global, tidak detail. Oleh karena itu, angka-angka pun dibulatkan. Misalkan, ada berita tentang ‘253 orang karyawan pabrik sepatu diPHK secara sepihak’ maka sang penyiar akan mengatakan ‘dua ratus orang lebih karyawan abrik sepatu di PHK secara sepihak’.

c. Batasan Waktu

Waktu siaran radio terbatas, umumnya siaran dibuka mulai pukul 05.00-24.00, maksimal 20 jam bila memungkinkan.

d. Beralur linier

Program acara disajikan dan dinikmati pendengar berdasarkan urutan yang sudah ada. Tidak seperti Koran atau majalah, pembaca bisa langsung kehalaman tengah atau terakhir sesuai yang diinginkan.

e. Mengandung gangguan

Saat mendengarkan program acara radio, pendengar terkadang mengalami gangguan secara teknis. Misalnya, suara yang timbul-tenggelam atau tidak jelas.
Merujuk dari kekurangan dan kelebihan radio seperti sudah dijelaskan di atas maka radio harus dikelola dengan baik agar pendengar bisa mendapatkan apa yang diinginkan dan dibutuhkan. Kebutuhan tersebut bisa berupa informasi atau hiburan.

BY ... Fatmasari Ningrum...